Februari 4, 2026
2186316272

PESAWARAN – Janji kampanye pasangan Bupati Pesawaran Nanda Indira dan Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali perlahan diwujudkan. Salah satu program prioritas mereka, yakni pembangunan rumah sakit baru di wilayah pesisir, kini mulai mendapat perhatian serius.

Sebagai langkah awal, Wabup Antonius bertemu langsung dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis (11/9/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih merata di Kabupaten Pesawaran.

“Pembangunan rumah sakit di pesisir Pesawaran adalah kebutuhan mendesak. Banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan cepat karena harus menempuh perjalanan panjang ke pusat kabupaten. Kami ingin menghadirkan solusi nyata agar pelayanan kesehatan bisa lebih dekat dan mudah dijangkau,” ujar Antonius.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, secara teknis dan administratif, usulan pembangunan RS pesisir sudah memenuhi syarat. Namun, ia menekankan perlunya strategi pembiayaan yang realistis.
“Secara teknis usulan ini sangat layak. Tetapi kita juga harus menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran negara. Diperlukan solusi kreatif agar pendanaan bisa direalisasikan,” jelasnya.

Saat ini, Pemkab Pesawaran dan Kemenkes tengah membahas skema pembiayaan terbaik. Opsi yang dipertimbangkan mencakup pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK), kerja sama pemerintah-swasta (public private partnership), hingga dukungan dari investor di bidang kesehatan.

Bupati Pesawaran Nanda Indira menegaskan bahwa pembangunan RS pesisir adalah wujud nyata komitmen politiknya. “Kesehatan adalah hak dasar yang wajib dipenuhi pemerintah tanpa memandang lokasi atau latar belakang masyarakat. Kami bertekad agar rumah sakit ini segera terealisasi demi pelayanan kesehatan yang lebih merata,” tegasnya.

Rumah sakit pesisir ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan modern dengan fasilitas lengkap, mulai dari IGD 24 jam, ruang operasi, ICU, hingga layanan spesialis. Selain memudahkan akses kesehatan, keberadaan rumah sakit ini diharapkan dapat menekan angka kematian akibat keterlambatan penanganan medis, meningkatkan layanan ibu dan anak, serta memperluas program pencegahan penyakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *